KOMPETISI RISET UNGGULAN KOTA SURAKARTA TAHUN 2026
Tanggal: 04 Juni 2026 | Penulis: Admin
Oleh : Nur Indriani Dewi, M.E.
Pemerintah Kota Surakarta melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) kembali menyelenggarakan Kompetisi Riset Unggulan Kota Surakarta Tahun 2026 sebagai upaya strategis dalam mendorong penguatan ekosistem riset daerah serta meningkatkan kontribusi akademisi dalam pembangunan berbasis ilmu pengetahuan. Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menghasilkan karya ilmiah yang inovatif, aplikatif, dan relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah.
Kompetisi ini mengusung tema besar “Penguatan Kebijakan Berbasis Pengetahuan untuk Peningkatan Kesejahteraan dan Daya Saing Kota Surakarta secara Berkelanjutan” yang selaras dengan arah kebijakan pembangunan melalui Asta Cita Kota Surakarta. Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir berbagai gagasan solutif yang mampu memberikan rekomendasi kebijakan serta inovasi nyata bagi pemerintah daerah.
Pendaftaran Kompetisi Riset Unggulan dibuka mulai 5 Februari hingga 2 Mei 2026. Hingga penutupan pendaftaran pada tanggal tersebut, tercatat sebanyak 145 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia telah mendaftarkan diri dan mengirimkan karya ilmiahnya untuk mengikuti kompetisi ini. Setelah dilakukan verifikasi data, ditemukan 17 peserta melakukan dobel submit, sehingga total peserta awal yang memenuhi syarat administrasi menjadi 128 peserta. Dari jumlah tersebut, 17 peserta mengundurkan diri dan 14 peserta tidak mengirimkan naskah, sehingga tersisa 97 peserta yang melanjutkan proses kompetisi.
Tahapan seleksi dilaksanakan secara bertahap dan ketat, dimulai dari seleksi administrasi hingga penentuan finalis, dengan rincian sebagai berikut:
- Seleksi Administrasi: 3 – 9 Mei 2026
- Seleksi 50 Besar: 10 – 16 Mei 2026
- Seleksi 10 Besar (Finalis): 17 – 23 Mei 2026
Selanjutnya, para finalis akan mengikuti Technical Meeting pelaksanaan presentasi pada 02 Juni 2026 sebagai persiapan menuju tahap akhir kompetisi.
Pelaksanaan presentasi finalis Kompetisi Riset Unggulan Kota Surakarta Tahun 2026 akan diselenggarakan secara luring di Ruang Seminar Besar Gedung Solo Trade Center UPTD KST Solo Technopark, Jl. Ki Hajar Dewantara, Jebres, Surakarta. Pada tahap ini, para finalis akan mempresentasikan hasil riset mereka di hadapan dewan juri pada 4 Juni 2026, yang sekaligus menjadi ajang final dan pengumuman pemenang.
Adapun dewan juri yang terlibat dalam penilaian terdiri dari lima orang yang berasal dari unsur akademisi dan pemerintah, yaitu:
- Dr. Rutiana Dwi Wahyunengseh, S.Sos., M.Si. – Universitas Sebelas Maret Surakarta
- Ir. Sri Sunarjono, M.T., Ph.D. – Universitas Muhammadiyah Surakarta
- Dr. Yannie Asrie Widanti, S.T.P., M.Gizi., M.Pd. – Universitas Slamet Riyadi
- Dr. Joko Mulyono, S.STP., M.Si. – Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Jawa Tengah
- Tri Suryo Kuncoro, S.T., M.T. – Kabid PEP BAPPEDA Kota Surakarta
Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, akan ditetapkan lima pemenang yang terdiri dari:
- Juara I : Kelompok Geomobility
Kelompok Geomobility dari Universitas Sebelas Maret (UNS) yang beranggotakan Putri Muliana Sari, Febrianto Anung Anindito, dan Farel Nathan Prasetyo mempresentasikan kajian “Rencana Induk Jalur Sepeda dan Pejalan Kaki (Active Mobility) untuk Kota Surakarta yang Aman dan Inklusif.”
- Juara II : Kelompok Famalu
Kelompok Famalu dari Universitas Diponegoro (UNDIP) yang terdiri atas Luis Ibanez Sitinjak sebagai ketua serta Mayada Jannati dan Fajar Daruwijaya sebagai anggota mempresentasikan kajian “Penanganan Banjir/Genangan Berbasis Nature-Based Solutions (RTH, Resapan, Sungai) di Kota Surakarta.”
- Juara III : Kelompok Yuemes Juara
Kelompok Yuemes Juara dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang terdiri atas Ibrahim Hikmal Akbar sebagai ketua serta Muhammad Hasbi Assidiqi dan Cahya Nayla Sujudi sebagai anggota mempresentasikan kajian “Pengembangan Edutourism Berbasis Komunitas dan Budaya Lokal di Kota Surakarta.”
- Juara Harapan I : Kelompok Daftar Karena Demis
Kelompok Daftar Karena Demis dari Universitas Sebelas Maret (UNS) yang terdiri atas Auladani Shoda Amrulloh sebagai ketua serta Azka Barrah Khansa dan Linda Agustina sebagai anggota mempresentasikan kajian “Penguatan Ekonomi Sirkular: Skema Insentif Pemilahan, Bank Sampah, dan Kemitraan Industri Daur Ulang di Surakarta.”
- Juara Harapan II : Kelompok Titiktemu
Kelompok Titiktemu dari Universitas Sebelas Maret (UNS) yang terdiri atas Muhammad Hibatul Ghaniyyu sebagai ketua serta Aisyah Nurjanah dan Rayhan Surya Arifin sebagai anggota mempresentasikan kajian “Ketahanan Pangan Perkotaan melalui Penguatan Supply, Pengurangan Susut Pangan, dan Urban Farming di Kota Surakarta.”
Para pemenang akan mendapatkan penghargaan berupa uang pembinaan, trofi, dan piagam. Sementara itu, seluruh peserta yang lolos verifikasi akan memperoleh sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dalam kompetisi ini. Sebagai puncak rangkaian kegiatan, penyerahan hadiah utama kepada para pemenang akan dilaksanakan pada 15 Juni 2024.
Melalui Kompetisi Riset Unggulan Kota Surakarta Tahun 2026 ini, diharapkan dapat terbangun sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah dalam menghasilkan riset yang tidak hanya berkualitas secara ilmiah, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi pembangunan Kota Surakarta. Kompetisi ini sekaligus menjadi langkah konkret dalam menciptakan generasi peneliti muda yang unggul, inovatif, dan berdaya saing tinggi.
SURAKARTA CITY LEADING RESEARCH COMPETITION 2026
The Surakarta City Government, through the Regional Research and Innovation Agency (BRIDA), is once again holding the 2026 Surakarta City Leading Research Competition as a strategic effort to strengthen the local research ecosystem and increase the contribution of academics to science-based development. This event serves as a platform for students to produce innovative, applicable scientific work that is relevant to regional development needs.
The competition carries the overarching theme "Strengthening Knowledge-Based Policy for the Sustainable Improvement of Welfare and Competitiveness of Surakarta City," which aligns with the development policy direction through the Surakarta City Asta Cita. Through this activity, it is hoped that various solution-oriented ideas will emerge, capable of providing policy recommendations and tangible innovations for the local government.
Registration for the Leading Research Competition was open from 5 February to 2 May 2026. By the close of registration on that date, a total of 145 participants from various universities across Indonesia had registered and submitted their scientific papers to take part in the competition. Following the administrative verification process, 17 duplicate submissions were identified, resulting in a total of 128 eligible participants in the initial stage. Subsequently, 17 participants withdrew from the competition and 14 participants failed to submit their manuscripts, leaving 97 participants to proceed to the next stage.
The selection process is carried out in stages and is rigorous, starting from administrative screening to the determination of finalists, with the following details:
- Administrative Selection: 3 – 9 May 2026
- Top 50 Selection: 10 – 16 May 2026
- Top 10 Selection (Finalists): 17 – 23 May 2026
Furthermore, the finalists will attend a Technical Meeting for the presentation phase on 02 June 2026 in preparation for the final stage of the competition. The finalist presentations for the 2026 Surakarta City Leading Research Competition will be held offline in the Large Seminar Room of the Solo Trade Centre Building, UPTD KST Solo Technopark, Jl. Ki Hajar Dewantara, Jebres, Surakarta. At this stage, finalists will present their research findings before a panel of judges on 4 June 2026, which will also serve as the final round and the announcement of winners.
The panel of judges involved in the assessment consists of five individuals from academic and government backgrounds, namely:
- Dr Rutiana Dwi Wahyunengseh, S.Sos., M.Si. – Universitas Sebelas Maret Surakarta
- Sri Sunarjono, M.T., Ph.D. – Universitas Muhammadiyah Surakarta
- Dr Yannie Asrie Widanti, S.T.P., M.Gizi., M.Pd. – Universitas Slamet Riyadi
- Dr Joko Mulyono, S.STP., M.Si. – Regional Research and Innovation Agency of Central Java Province
- Tri Suryo Kuncoro, S.T., M.T. – Head of PEP Division, BAPPEDA Surakarta City
Based on the judges' assessment results, five winners will be determined, consisting of:
- 1st Place: Geomobility Group
The Geomobility Group from Sebelas Maret University (UNS), consisting of Putri Muliana Sari, Febrianto Anung Anindito, and Farel Nathan Prasetyo, presented a research study entitled “Master Plan for Bicycle and Pedestrian Networks (Active Mobility) for a Safe and Inclusive Surakarta City.”
- 2nd Place: Famalu Group
The Famalu Group from Diponegoro University (UNDIP), consisting of Luis Ibanez Sitinjak as group leader, along with Mayada Jannati and Fajar Daruwijaya as members, presented a research study entitled “Flood and Waterlogging Management through Nature-Based Solutions (Green Open Spaces, Infiltration Areas, and Rivers) in Surakarta City.”
- 3rd Place: Yuemes Juara Group
The Yuemes Juara Group from Muhammadiyah University of Surakarta (UMS), consisting of Ibrahim Hikmal Akbar as group leader, along with Muhammad Hasbi Assidiqi and Cahya Nayla Sujudi as members, presented a research study entitled “Community- and Local Culture-Based Edutourism Development in Surakarta City.”
- Honorable Mention I: Daftar Karena Demis Group
The Daftar Karena Demis Group from Sebelas Maret University (UNS), consisting of Auladani Shoda Amrulloh as group leader, along with Azka Barrah Khansa and Linda Agustina as members, presented a research study entitled “Strengthening the Circular Economy: Incentive Schemes for Waste Sorting, Waste Banks, and Partnerships with Recycling Industries in Surakarta.”
- Honorable Mention II: Titiktemu Group
The Titiktemu Group from Sebelas Maret University (UNS), consisting of Muhammad Hibatul Ghaniyyu as group leader, along with Aisyah Nurjanah and Rayhan Surya Arifin as members, presented a research study entitled “Urban Food Security through Supply Strengthening, Food Loss Reduction, and Urban Farming in Surakarta City.”
The winners will receive awards in the form of prize money, trophies, and certificates. Meanwhile, all participants who pass verification will receive a certificate as a form of appreciation for their participation in this competition. As the culmination of the series of activities, the main prize presentation to the winners will take place on 15 June 2024.
Through this 2026 Surakarta City Leading Research Competition, it is hoped that synergy can be built between the academic world and the local government in producing research that is not only scientifically high-quality but also capable of providing a real impact on the development of Surakarta City. This competition is also a concrete step in creating a generation of young researchers who are excellent, innovative, and highly competitive
KOMPETISI RISET UNGGULAN KITHA SURAKARTA WARSA 2026
Pamarintah Kitha Surakarta lumantar Badan Riset lan Inovasi Daerah Kitha Surakarta (BRIDA) ngawontenaken Kompetisi Riset Unggulan Kitha Surakarta Warsa 2026 dados upaya strategis lebet nyurung penguatan ekosistem riset laladan saha nginggahaken kontribusi akademisi lebeting pembangunan adhedhasar kawruh . kegiatan menika dados wadah kagem mahasiswa kagem ngasilaken karya ilmiah ingkang inovatif, aplikatif, lan relevan kaliyan kebetahan Pembangunan Daerah.
Kompetisi menika ngusung Tema Ageng “Penguatan Kebijakan Adhedhasar Kawruh Kagem Peningkatan Kesejahteraan Lan Daya Saing Kitha Surakarta Kaliyan Berkelanjutan” ingkang selaras kaliyan arah kebijakan pembangunan lumantar Asta Cita Kitha Surakarta. Lumantar kegiatan menika, dipun ajeng-ajeng wiyos pinten-pinten gagasan solutif ingkang kuwawi maringaken rekomendasi kebijakan saha inovasi nyata kagem Pamarintah Daerah.
Pendaftaran Kompetisi Riset Unggulan dipun bikak wiwit 5 Pebruari ngantos 2 Mei 2026. Ngantos penutupan pendaftaran ing tanggal kasebat, keserat sakathah 145 peserta saking pinten-pinten Perguruan Inggil wonten Indonesia sampun ndaftaraken dhiri lan ngintunaken karya ilmiahipun kagem ndherek kompetisi menika. Sasampunipun dipuntindakaken verifikasi administrasi, kapanggih 17 data dobel submit, saengga cacah peserta awal ingkang sah dados 128 peserta. Saking cacah kasebat, 17 peserta ngundurkan dhiri lan 14 peserta mboten ngintunaken naskah, saengga peserta ingkang taksih nerusaken kompetisi dados 97 peserta.
Perangan seleksi dipun tindakaken kaliyan mipil lan ketat, dipun wiwiti saking seleksi administrasi ngantos penentuan finalis, kaliyan rincian dados menika:
- Seleksi Administrasi: 3 – 9 Mei 2026
- Seleksi 50 Ageng: 10 – 16 Mei 2026
- Seleksi 10 Ageng (Finalis): 17 – 23 Mei 2026
Salajengipun , Para Finalis badhe ndereki technical meeting sakderengipun presentasi ing tanggal 25 mei 2026 dados persiapan tumuju perangan akhir kompetisi.
Presentasi Finalis Kompetisi Riset Unggulan Kitha Surakarta Warsa 2026 badhe dipun wontenaken kaliyan luring wonten ruang Seminar Ageng Gedhong Solo Trade Center UPTD KST Solo Technopark, Jl. Ki Hajar Dewantara, Jebres, Surakarta. ing perangan menika, para finalis badhe mempresentasikan kasil riset piyambakipun sedaya wonten ajengan Dewan Juri ing 4 juni 2026, ingkang ngiras dados ajang final lan pengumuman pemenang.
Wondene Dewan Juri ingkang terlibat lebeting penilaian madeg saking gangsal tiyang ingkang asalipun saking unsur Akademisi lan Pamarintah, inggih menika:
- Rutiana Dwi Wahyunengseh, S. Sos. , M. Si. – Universitas Sabelas Maret Surakarta
- Sri Sunarjono, M. T. , Ph. D. – Universitas Muhammadiyah Surakarta
- Yannie Asrie Widanti, S. T. P. , M. Gizi. , M. Pd. – Universitas Slamet Riyadi
- Joko Mulyono, S. Stp. , M. Si. – Badan Riset Lan Inovasi Daerah Provinsi Jawi Tengah
- Tri Suryo Kuncoro, S. T. , M. T. – Sekretaris Bappeda Kitha Surakarta
Adhedhasar kasil penilaian dewan juri, badhe dipuntetepaken gangsal pemenang ingkang madeg saking:
- Juara I: Kelompok Geomobility
Kelompok Geomobility saking Universitas Sebelas Maret (UNS) ingkang kagungan anggota Putri Muliana Sari, Febrianto Anung Anindito, lan Farel Nathan Prasetyo, ngaturaken presentasi kajian kanthi irah-irahan “Rencana Induk Jalur Sepeda dan Pejalan Kaki (Active Mobility) untuk Kota Surakarta yang Aman dan Inklusif.”
- Juara II: Kelompok Famalu
Kelompok Famalu saking Universitas Diponegoro (UNDIP) ingkang dipunpandhegani déning Luis Ibanez Sitinjak kanthi anggota Mayada Jannati lan Fajar Daruwijaya, ngaturaken presentasi kajian kanthi irah-irahan “Penanganan Banjir/Genangan Berbasis Nature-Based Solutions (RTH, Resapan, Sungai) di Kota Surakarta.”
- Juara III: Kelompok Yuemes Juara
Kelompok Yuemes Juara saking Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ingkang dipunpandhegani déning Ibrahim Hikmal Akbar kanthi anggota Muhammad Hasbi Assidiqi lan Cahya Nayla Sujudi, ngaturaken presentasi kajian kanthi irah-irahan “Pengembangan Edutourism Berbasis Komunitas dan Budaya Lokal di Kota Surakarta.”
- Juara Harapan I: Kelompok Daftar Karena Demis
Kelompok Daftar Karena Demis saking Universitas Sebelas Maret (UNS) ingkang dipunpandhegani déning Auladani Shoda Amrulloh kanthi anggota Azka Barrah Khansa lan Linda Agustina, ngaturaken presentasi kajian kanthi irah-irahan “Penguatan Ekonomi Sirkular: Skema Insentif Pemilahan, Bank Sampah, dan Kemitraan Industri Daur Ulang di Surakarta.”
- Juara Harapan II: Kelompok Titiktemu
Kelompok Titiktemu saking Universitas Sebelas Maret (UNS) ingkang dipunpandhegani déning Muhammad Hibatul Ghaniyyu kanthi anggota Aisyah Nurjanah lan Rayhan Surya Arifin, ngaturaken presentasi kajian kanthi irah-irahan “Ketahanan Pangan Perkotaan melalui Penguatan Supply, Pengurangan Susut Pangan, dan Urban Farming di Kota Surakarta.”
Para Pemenang badhe keparingan penghargaan arupi Arta Pembinaan, Trofi, Lan Piagam. sawentawis menika, sedaya peserta ingkang lolos verifikasi badhe keparing sertifikat dados bentuk apresiasi inggil partisipasi lebet kompetisi menika.
Dados puncak rangkean kegiatan, penyerahan bebingah utami dhateng para pemenang badhe dipun tindakaken ing 15 juni 2024.
Nglangkungi Kompetisi Riset Unggulan Kitha Surakarta Warsa 2026 menika, dipunajeng-ajeng keparing wungu sinergi antawis donya akademik lan Pamarintah daerah lebet ngasilaken riset ingkang mboten naming kagungan kualitas kaliyan ilmiah, nanging ugi kuwawi maringaken dampak nyata kagem Pembangunan Kitha Surakarta. Kompetisi menika ngiras dados lampahan konkret lebet ndamel generasi peneliti timur ingkang inggil, inovatif, lan berdaya saing inggil.