OPD : Kajian Dampak Pengembangan Solo Islamic Center Terhadap Kondisi Sosial dan Lingkungan
Tahun : 2022
Kesimpulan/Summary :
Kesimpulan:
Pembangunan Solo Islamic Center sebagai pusat keislaman berdampak pada Kota Surakarta. Berdasarkan hasil kajian dampak pengembangan Solo Islamic Center pada bab sebelumnya, dapat ditarik kesimpulan bahwa pembangunan Solo Islamic Center di kantor bekas detasemen pembekalan angkutan (Denbekang) sudah tepat dan layak dengan memperhatikan berbagai macam potensi maupun ancaman pembangunannya. Solo Islamic Center dibangun menjadi area terpadu dengan berbagai aktivitas di dalamnya, diantaranya area aula, area komersial, kelas, plaza terbuka, asrama, ruang terbuka dan area parkir.
Pengembangan solo islamic center memberikan berbagai dampak sosial, lingkungan, hingga ekonomi bagi Kota Surakarta. Dampak sosial yang ditimbulkan antara lain pelibatan masyarakat dalam event islamic center, ancaman keamanan akan kriminalitas dan hilangnya mata pencaharian penduduk terdampak. Selain itu, pengembangan solo islamic center berpengaruh terhadap lingkungan sekitar. dari segi transportasi, solo islamic center dapat meningkatkan volume kendaraan di Jl. A Yani sehingga memungkinkan adanya kemacetan, ditambah lokasi islamic center yang berada di sebelah masjid raya Syekh Zayed dan viaduk gilingan. melihat hal tersebut, perlu adanya rekayasa lalu lintas di Jl. A Yani seperti konsep TOD maupun penyediaan angkutan umum. dampak pengembangan solo islamic center di dekat viaduk gilingan yang sering tergenang air perlu perhatian khusus melalui penyediaan RTH. RTH yang disediakan di area islamic center dapat menjadi daerah resapan air sehingga tidak menambah limpasan air ke jalan dan viaduk Gilingan. pengembangan solo islamic center juga berkontribusi terhadap sampah yang dihasilkan oleh aktivitas pengunjung. pengelolaan yang baik berpengaruh pada limbah yang dihasilkan oleh aktivitas pengunjung islamic center
pengembangan solo islamic center berpengaruh pada sektor ekonomi. solo islamic center memberikan peluang untuk pengembangan ekonomi halal di Kota Surakarta. tidak hanya pada sektor kuliner, pengembangan ekonomi halal bisa merujuk pada wisata halal. Kota Surakarta memiliki budaya dan wisata religi maupun ziarah serta ditunjang akomodasi syariah yang mampu dijadikan modal pengembangan wisata halal dan menjadikan islamic center sebagai destinasi wisata baru. selain itu, adanya islamic center juga sebagai tempat pengembangan UMKM lokal yang halal sehingga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat Kota Surakarta. sebagai ruang terpadu, pengembangan islamic center juga menjadi tempat wisata MICE yang dapat menarik banyak pengunjung dan menambah event keagamaan di Kota Surakarta.
Pengembangan Solo Islamic Center berdampak pada banyak sektor. tidak hanya sektor sosial dan lingkungan, pembangunan solo islamic center juga berpengaruh positif pada sektor ekonomi. namun, masih adanya dampak negatif yang ditimbulkan pada sektor lingkungan perlu perhatian khusus. Melalui inovasi inovasi, diharapkan dapat menjawab tantangan dan meminimalkan dampak negatif yang ditimbulkan.
Rekomendasi :
Rekomendasi:
Pembangunan islamic center berdampak pada sosial, ekonomi, lingkungan dan IPTEK. Dampak yang ditimbulkan pun beragam baik dampak positif maupun dampak negatif. Dampak yang mungkin ditimbulkan tersebut akan direncanakan terkait pelaksanaan serta pencegahan dampak negatifnya. Secara singkat, konsep penanganan dampak dari pengembangan Solo Islamic Center dapat dilihat pada bagan 6.1.
Berdasarkan peta konsep pada gambar di atas, dapat diketaui pelaksana kegiatan penanganan dampak pengembangan Solo Islamic Center. Pelaksana penanganan dampak tersebut merupakan organisasi perangkat daerah (OPD). Berikut merupakan OPD terkait penanganan dampak pengembangan islamic center.
Kajian dampak pengembangan solo islamic center diharapkan dapat berkontribusi dalam melihat tantangan yang akan dihadapi. adapun rekomendasi yang bisa diperhatikan dalam pengembangan solo islamic center sebagai berikut: