| Manfaat |
: |
Manfaat
1. Bagi Anak dan Keluarga
• Masalah pertumbuhan dan kemungkinan TB dapat ditemukan lebih awal.
• Anak memperoleh pemeriksaan dan pengobatan sesuai kebutuhan.
• Risiko keterlambatan diagnosis, komplikasi, dan gangguan tumbuh kembang dapat dikurangi.
2. Bagi Puskesmas
• Meningkatkan cakupan penemuan TB anak.
• Mengoptimalkan pemanfaatan data posyandu.
• Memperkuat integrasi program gizi, KIA, dan TB.
• Meningkatkan mutu pelayanan berbasis masyarakat.
3. Bagi Kader Posyandu
• Meningkatkan kemampuan kader dalam mengenali tanda risiko TB anak.
• Memperjelas mekanisme rujukan dan tindak lanjut.
• Meningkatkan peran kader dalam pencegahan penyakit dan promosi kesehatan.
4. Bagi Program Pengendalian TB
• Mendukung penemuan kasus secara aktif.
• Memperluas jangkauan skrining TB ke masyarakat.
• Mendukung target eliminasi TB tahun 2030.
|