OPD : Kajian Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) Kota Surakarta
Tahun : 2020
Kesimpulan/Summary :
Kajian Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) Kota Surakarta tahun 2020 menunjukkan bahwa struktur ekonomi kota ini ditopang oleh sektor jasa, terutama perdagangan, pariwisata, pendidikan, dan kesehatan, dengan dominasi sektor tersier dan sekunder dibandingkan sektor primer. Pilar utama penopang daya saing Kota Surakarta adalah kelembagaan yang kuat, kesehatan masyarakat yang baik, serta pasar tenaga kerja yang produktif dan terjalin kemitraan antara pelaku usaha besar hingga UMKM. Meskipun demikian, masih terdapat kelemahan pada aspek infrastruktur dasar, pendidikan tinggi, akuntabilitas kinerja pemerintah, dan pertumbuhan kredit perbankan untuk UMKM. Secara umum, indeks daya saing Surakarta mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, menunjukkan ketahanan ekonomi yang baik meskipun berada di tengah tekanan pandemi COVID-19.
Rekomendasi :
Pemerintah Kota Surakarta disarankan untuk memperkuat sektor pendidikan, khususnya peningkatan angka partisipasi kasar pendidikan tinggi melalui optimalisasi program KIP Kuliah dan kolaborasi lintas lembaga. Selain itu, pengelolaan anggaran publik perlu ditingkatkan agar lebih akuntabel dan efisien dengan koordinasi antar lembaga seperti Bappeda, Inspektorat, dan BPPKAD. Penguatan dukungan terhadap IKM dan UMKM harus diarahkan pada peningkatan manajemen usaha dan akses pembiayaan, disertai pendampingan penyusunan studi kelayakan bisnis. Pemerintah juga perlu mendorong kolaborasi riset dan inovasi antara dunia usaha, akademisi, dan technopark untuk memperkuat ekosistem inovasi daerah. Optimalisasi teknologi informasi, pengembangan industri MICE, serta peningkatan kualitas lingkungan hidup seperti ruang terbuka hijau dan infrastruktur dasar juga menjadi agenda penting untuk memperkuat daya saing Kota Surakarta secara berkelanjutan.