OPD : Kajian Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) Kota Surakarta
Tahun : 2023
Kesimpulan/Summary :
Kajian Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) Kota Surakarta Tahun 2023 menunjukkan bahwa tingkat daya saing kota ini terus mengalami perbaikan meskipun belum signifikan dibandingkan tahun 2022. Sebagian besar indikator telah berada pada level 4 dan 5, dengan peningkatan nyata pada dimensi kewirausahaan, interaksi dan keberagaman, serta penelitian dan pengembangan. Namun, masih terdapat enam indikator yang berada pada level 1, terutama terkait peningkatan PAD, investasi berskala nasional, dan efisiensi birokrasi. Kondisi ini menegaskan bahwa Surakarta memiliki potensi besar untuk memperkuat daya saing berkelanjutan melalui sinergi antara sektor publik, swasta, akademisi, dan masyarakat. Dengan arah kebijakan pembangunan yang berpijak pada visi “Kota Budaya yang Modern, Tangguh, Gesit, Kreatif, dan Sejahtera,” daya saing daerah menjadi instrumen penting dalam mewujudkan pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Rekomendasi :
Peningkatan daya saing Kota Surakarta ke depan perlu difokuskan pada penguatan kolaborasi lintas sektor dalam enam indikator yang masih lemah, termasuk peningkatan kontribusi PAD, peningkatan nilai investasi, dan penguatan ekosistem inovasi. Pemerintah daerah disarankan untuk memperluas kemitraan dengan sektor swasta dan akademisi dalam menciptakan klaster industri inovatif, mempercepat digitalisasi layanan publik, serta memperkuat tata kelola pemerintahan yang efisien dan transparan. Selain itu, strategi kebijakan perlu diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan infrastruktur pendukung, dan promosi potensi ekonomi lokal agar Surakarta mampu bersaing tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional sebagai kota yang tangguh, inovatif, dan berdaya saing tinggi.