Detail E-Riset

Kajian MICE di Kota Surakarta

OPD : Kajian MICE di Kota Surakarta

Tahun : 2018

Urusan: Pariwisata

Kesimpulan/Summary :

Kajian menunjukkan bahwa Kota Surakarta memiliki potensi besar sebagai destinasi MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) berbasis budaya Jawa. Hal ini ditunjang oleh posisi strategis di kawasan Subosukawonosraten, ketersediaan infrastruktur pariwisata (hotel berbintang, ruang pertemuan, dan transportasi), serta kekayaan budaya yang kuat sebagai identitas kota. Meskipun demikian, penyelenggaraan event MICE di Surakarta masih didominasi oleh kegiatan festival budaya dan belum terintegrasi secara sistematis dalam kebijakan pariwisata daerah. Tantangan utama terletak pada kurangnya data terintegrasi tentang event MICE, belum optimalnya koordinasi lintas-OPD, dan keterbatasan profesional di bidang pengelolaan event internasional. Oleh karena itu, diperlukan perencanaan strategis yang mengarah pada branding “Solo Kota Budaya dan MICE”, yang memadukan kekuatan budaya dengan standar pelayanan dan profesionalitas industri pariwisata modern.


Rekomendasi :

Untuk memperkuat posisi Kota Surakarta sebagai destinasi MICE unggulan, pemerintah daerah direkomendasikan untuk:

  1. Menyusun Rencana Aksi Daerah MICE berbasis budaya Jawa, dengan melibatkan BRIDA, Dinas Pariwisata, serta pelaku industri hotel dan EO dalam satu ekosistem kolaboratif.

  2. Meningkatkan kompetensi SDM MICE melalui pelatihan berbasis standar nasional (SKKNI MICE) dan kemitraan dengan lembaga pendidikan vokasional pariwisata.

  3. Membangun sistem database event MICE terintegrasi dengan platform digital promosi pariwisata kota.

  4. Mendorong keterlibatan swasta dan komunitas budaya untuk menciptakan inovasi event yang berkelanjutan.

  5. Meningkatkan infrastruktur fisik dan nonfisik, termasuk konektivitas transportasi dan keamanan acara berskala internasional.
    Dengan langkah tersebut, Surakarta diharapkan dapat menjadi pusat MICE berbasis budaya terkemuka di Indonesia, yang berkontribusi langsung terhadap peningkatan daya saing ekonomi daerah serta memperkuat citra Solo sebagai kota budaya dan kota pertemuan berkelas dunia