OPD : Kajian Pengaruh Inovasi Daerah terhadap Pengembangan Entrepreneur di Kota Surakarta
Tahun : 2018
Kesimpulan/Summary :
Kajian menunjukkan bahwa kebijakan inovasi daerah yang diterapkan Pemerintah Kota Surakarta telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan jumlah wirausahawan dan aktivitas ekonomi kreatif, meskipun belum optimal. Fasilitasi pemerintah melalui pelatihan, pembinaan, serta dukungan lembaga seperti Solo Technopark terbukti berkontribusi pada munculnya usaha baru, terutama di sektor ekonomi kreatif, fesyen, desain, dan handycraft. Namun demikian, efektivitas kebijakan masih terhambat oleh lemahnya koordinasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan pelaku usaha, serta terbatasnya sosialisasi program inovasi. Sektor ekonomi digital muncul sebagai sektor paling inovatif, diikuti oleh ekonomi kreatif, sementara sektor MICE masih membutuhkan penguatan kapasitas dan dukungan sistemik untuk berkembang optimal.
Rekomendasi :
Pemerintah Kota Surakarta perlu memperkuat ekosistem kewirausahaan berbasis inovasi melalui sinergi lintas sektor dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Pertama, diperlukan koordinasi terpadu antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan komunitas usaha dalam perencanaan serta pelaksanaan program inovasi. Kedua, Solo Technopark perlu diperkuat sebagai pusat riset terapan, pelatihan vokasi, dan inkubasi bisnis teknologi. Ketiga, pemerintah daerah disarankan mengembangkan kebijakan insentif bagi pelaku usaha inovatif, termasuk akses permodalan dan hak kekayaan intelektual (HKI). Keempat, penguatan data dan monitoring kinerja inovasi perlu dilakukan untuk menilai dampak kebijakan terhadap pertumbuhan wirausaha. Dengan strategi tersebut, Kota Surakarta berpotensi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi kreatif dan digital di tingkat regional serta memperkuat posisi sebagai kota inovatif berbasis budaya.